PAI KELAS 9&B TGL 02 MARET 2021
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM & BUDI PEKERTI KELAS IX
nama Sekolah : SMP AL AZHAR 1 BANDAR LAMPUNG
Hari / Tanggal : Selasa / 02 maret 2021
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam dan budi pekerti
Kelas : 9
Kompetensi Dasar : 3.7 Tata krama, sopan santun, dan rasa malu
Materi : Pengertian dan macam-macam tata krama
TUJUAN PEMBELAJARAN:
Melalui pembelajaran daring dengan aplikas,Blogger dan Whatsapp, peserta didik dapat:
Menjelaskan makna santun dan malu
Menunjukkan dalil tentang santun dan malu
Menyebutkan manfaat santun dan malu
apersepsi
assalamu'alaikum
Assalamu'alaikum, apa khabar anak-anak sholeh & sholehah, smg kita semua dalam lindungan Allah Swt dan sdh melaksanakan sholat subuh, sholat dhuha dan muroja'ah, selanjutnya silahkan buka blog guru mapel sesuai jadwal, ikuti petunjuknya, tetap semangat
Santun adalah berkata lemah lembut dan
bertingkah laku halus dan baik. Ucapannya lemah lembut, tingkah lakunya halus
serta menjaga perasaan orang lain.
Santun mencakup
dua hal, yakni santun dalam ucapan dan santun dalam perbuatan.
Pergaulan sesama
pelajar di sekolah akan harmonis dan indah jika dihiasi sikap santun. Misalnya,
menyapa teman dengan ucapan “assalamualaikum” sambil tersenyum,
menghormati kakak kelas dan menyayangi adik kelas dengan cara peduli kepada
mereka, mematuhi tata tertib sekolah, menghormati Bapak/Ibu guru dan staf tata
usaha, bertutur kata lemah lembut kepada siapa saja
Seorang anak wajib
menghormati dan menyayangi kedua orang tua. Bentuk hormat dan sayang kita
kepada orang tua, di antaranya dengan bertutur kata santun kepada keduanya.
Semua nasihat orang tua harus ditaati sepenuh hati karena mereka telah merawat
dan mendidik kita sejak kecil. Terlebih seorang ibu, sungguh jasanya tak ternilai.
Mulai dari mengandung, melahirkan, merawat, dan membesarkan anak-anaknya dengan
penuh kasih sayang. Demikian pula seorang ayah, bekerja keras mencari nafkah
demi kelangsungan hidup keluarga. Ingatlah, bahwa kerelaan atau rida Allah Swt.
adalah rida orang tua. Oleh karena itu, sikap santun harus kita tunjukkan untuk
menghormati keduanya.
Allah Swt.
memerintahkan agar bertutur kata yang baik kepada sesama manusia, sebagaimana
firman Allah Swt. Q.S. al-Baqarah/2:83.
https://www.youtube.com/watch?v=9anX8co-85s
Artinya: “Dan
(ingatlah) ketika Kami mengambil janji dari Bani Israil, “Janganlah
kamu menyembah selain Allah, dan berbuat-baiklah kepada kedua orang tua,
kerabat, anak-anak yatim, dan orang-orang miskin. Dan bertutur katalah yang
baik kepada manusia, laksanakanlah salat dan tunaikanlah zakat.” Tetapi
kemudian kamu berpaling (mengingkari), kecuali sebagian kecil dari kamu, dan
kamu (masih menjadi) pembangkang.” (Q.S. al-Baqarah/2:83)
Manfaat dari sikap
santun, di antaranya, sebagai berikut.
Ø Mudah
diterima oleh orang lain. Sikap santun akan menjadikan seseorang disenangi
orang lain sehingga mudah diterima oleh orang lain.
Ø Menunjang
kesuksesan. Banyak pengusaha sukses ditunjang oleh sikap santun yang
ditunjukkannya. Pembeli, pelanggan, karyawan dan rekan sejawat akan senang
bergaul dengannya. Relasinya bertambah banyak sehingga akan menambah
kesuksesannya.
Ø Dicintai
Allah Swt. dan Rasul-Nya. Allah Swt. mencintai hamba-Nya yang memiliki sikap
santun. Rasulullah saw. juga demikian, bahkan beliau juga memiliki sikap lemah
lembut dan santun yang luar biasa.
3. Malu
Malu adalah
menahan diri dari perbuatan jelek, kotor, tercela, dan hina. Malu merupakan
benteng pertahanan seseorang dalam menghindari perbuatan maksiat dan merupakan
faktor pendorong untuk melakukan kebaikan. Sifat malu itu terkadang merupakan
sifat bawaan dan juga bisa merupakan hasil latihan. Namun demikian, untuk
menumbuhkan rasa malu, perlu usaha, niat, ilmu serta pembiasaan. Rasa malu
merupakan bagian dari iman karena dapat mendorong seseorang untuk melakukan
kebaikan dan mencegahnya dari kemaksiatan. Sumber sifat malu adalah keimanan
dan pengakuan akan keagungan Allah Swt.
Manfaat dari sifat
malu, di antaranya sebagai berikut.
Ø Mencegah
dari perbuatan tercela. Seorang yang memiliki sifat malu akan berusaha sekuat
tenaga menghindari perbuatan tercela, sebab ia takut kepada Allah Swt.
Ø Mendorong
berbuat kebaikan. Rasa malu kepada Allah Swt. akan mendorong seseorang berbuat
kebaikan. Sebab ia tahu bahwa setiap perbuatan manusia akan dibalas oleh Allah
Swt. di akhirat kelak.
Ø Mengantarkan
seseorang menuju jalan yang diridai Allah Swt. Orang-orang yang memiliki rasa
malu akan senantiasa melaksanakan perintah Allah Swt. dan menjauhi
larangan-Nya.
Soal : Kerjakan di kertas selembar dan hasilnya kirim via WA japri ke 087741286409
1. Berilah contoh perilaku santun dalam bergaul
dengan teman sekelas!
2. Jelaskan manfaat dari sifat malu!
3. Bagaimana menurut pendapat
kamu apabila ada teman yang berkata kotor?
Selamat belajar dan tetap semangat
Komentar
Posting Komentar