PAI SMP AL- AZHAR 1 kls 7 12 JAUNUARI 2021
MATERI AJAR
Sekolah : SMP Al Azhar 1 Bandar Lampung
Mata
Pelajaran : Pendidikan
Agama Islam
Materi
Pokok : Hidup Jadi Lebih Damai dengan Ikhlas, Sabar,
dan Pemaaf
Kelas/
Semester :
7/1
Hari/Tanggal
: Selasa, 12 Januari 2021
Alokasi Waktu : 1 pertemuan ( 3 JP )
|
Kompetensi Dasar |
|
1.2 Terbiasa
membaca al-Qur’ān dengan meyakini bahwa Allah mencintai orang-orang yang
ikhlas, sabar, dan pemaaf. |
|
2.2 Menunjukkan
perilaku ikhlas, sabar, dan pemaaf sebagai implementasi pemahaman Q.S.
an-Nisá/4: 146, Q.S. al-Baqarah/2: 153, dan Q.S. Áli Imrān/3: 134, dan Hadis
terkait. |
|
3.2 Memahami
makna Q.S. an-Nisá/4: 146, Q.S. al-Baqarah/2: 153, dan Q.S. Áli Imrān/3: 134
serta hadis terkait tentang ikhlas, sabar, dan pemaaf. |
|
4.2.1 Membaca Q.S. an-Nisá/4:
146, Q.S. al-Baqarah/2: 153, dan Q.S. Áli Imrān/3: 134 dengan tartil. 4.2.2 Menunjukkan hafalan
Q.S. an-Nisá/4: 146, Q.S. al-Baqarah/2: 153, dan Q.S. Áli Imrān/3: 134 dengan
lancar. 4.2.3 Menyajikan
keterkaitan ikhlas, sabar, dan pemaaf dengan pesan Q.S.
an-Nisá/4: 146, Q.S. al-Baqarah/2: 153, dan Q.S. Áli Imrān/3: 134. |
TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah mengikuti proses pembelajaran, peserta
didik diharapkan dapat:
· Mengidentifikasi hukum bacaan nun
sukun dan tanwin dalam Q.S. an- Nisá/4:146,
Q.S. al-Baqarah/2:153, dan Q.S. Ali-Imrán/3:134
· Menjelaskan hukum bacaan nun sukun dan tanwin
dalam Q.S. an-Nisá/4:146, Q.S. al-Baqarah/2:153, dan Q.S.
Ali-Imrán/3:134.
· Menjelaskan makna makna Q.S.
an-Nisá/4:146, Q.S. al-Baqarah/2:153, dan Q.S. Ali-Imrán/3:
134 serta hadis tentang ikhlas, sabar, dan pemaaf.
· Menunjukkan contoh perilaku ikhlas, sabar dan
pemaaf sebagai implementasi Q.S. an-Nisá/4:146, Q.S.
al-Baqarah/2:153, dan Q.S. Ali-Imrán/3:134, serta hadis yang
terkait
· Menampilkan contoh perilaku ikhlas, sabar dan
pemaaf sebagai implementasi Q.S. an-Nisá/4:146, Q.S.
al-Baqarah/2:153, dan Q.S. Ali-Imrán/3:134, serta hadis
yang terkait
MATERI
Salin lah materi di bawah ini, kemudian kirimkan ke WA 087741289409
DAN SILAHKAN ABSEN DI KOLOM KOMENTAR !
إِلَّا ٱلَّذِينَ تَابُواْ وَأَصۡلَحُواْ وَٱعۡتَصَمُواْ بِٱللَّهِ
وَأَخۡلَصُواْ دِينَهُمۡ لِلَّهِ فَأُوْلَٰٓئِكَ مَعَ ٱلۡمُؤۡمِنِينَۖ وَسَوۡفَ
يُؤۡتِ ٱللَّهُ ٱلۡمُؤۡمِنِينَ أَجۡرًا عَظِيمٗا ١٤٦
146. Kecuali orang-orang yang taubat dan
mengadakan perbaikan dan berpegang teguh pada (agama) Allah dan tulus ikhlas
(mengerjakan) agama mereka karena Allah. Maka mereka itu adalah bersama-sama
orang yang beriman dan kelak Allah akan memberikan kepada orang-orang yang
beriman pahala yang besar
Kandungan Q.S. an-Nisa/4: 146
diatas menjelaskan tentang keikhlasan amal seseorang.
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ ٱسۡتَعِينُواْ بِٱلصَّبۡرِ
وَٱلصَّلَوٰةِۚ إِنَّ ٱللَّهَ مَعَ ٱلصَّٰبِرِينَ ١٥٣
153. Hai orang-orang
yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya
Allah beserta orang-orang yang sabar
Kandungan Q.S. al-Baqarah/2:153
diatas menjelaskan orang-orang yang sabar.
ٱلَّذِينَ يُنفِقُونَ فِي ٱلسَّرَّآءِ وَٱلضَّرَّآءِ
وَٱلۡكَٰظِمِينَ ٱلۡغَيۡظَ وَٱلۡعَافِينَ عَنِ ٱلنَّاسِۗ وَٱللَّهُ يُحِبُّ
ٱلۡمُحۡسِنِينَ ١٣٤
134. (yaitu) orang-orang yang menafkahkan
(hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan
amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang
berbuat kebajikan
Kadungan Q.S. Ali-Imran/3:134
diatas menjelaskan ciri-ciri orang yang selalu memaafkan orang lain.
Ikhlas
artinya perbuatan yang kita lakukan semata-mata karena Allah, tidak ingin
dipuji orang lain.
Sabar
adalah perilaku menahan atau mengendalikan segala emosi. Jika tak terkendali,
emosi dapat
menjerumuskan
ke dalam kesengsaraan.
Pemaaf
artinya memberi maaf kepada orang yang telah menyakiti atau menzalimi.
Ikhlas,
sabar, dan pemaaf merupakan perilaku terpuji yang harus bisa diamalkan dalam
kehidupan sehari-
hari.
Apabila
terdapat nun sukun atau tanwin bertemu dengan huruf hijaiyah, cara membacanya
dibagi menjadi 5
macam,
yaitu: Izhar halqi, Idgam bighunnah, Idgam bilagunnah, iqlab, dan ikhfa.
Jika
terdapat mim sukun bertemu dengan salah satu huruf hijaiyah, maka hukum
bacaannya dibagi menjadi
3
macam, yaitu: Ikhfa` syafawi, Idgam mimi, dan Izhar syafawi.
Komentar
Posting Komentar